DGCA India 2026: hak penumpang Indonesia atas keterlambatan, pembatalan, dan overbooking penerbangan CGK-DEL/BLR/MAA
Dipublikasikan 22 Mei 2026 · Diperbarui 22 Mei 2026 · Waktu baca: 11 menit
TL;DR: Jika penerbangan CGK-DEL/BOM/BLR Anda mengalami keterlambatan, pembatalan, atau overbooking, DGCA India CAR Section 3 Series M Part IV menjamin kompensasi tunai ₹5,000-20,000 untuk pembatalan dengan notifikasi <24 jam, meal/hotel untuk keterlambatan, dan refund 7 hari kerja; Konvensi Montreal 1999 menambah perlindungan untuk bagasi hilang (hingga 1,288 SDR ≈ USD 1,800) dan kerusakan akibat keterlambatan (5,346 SDR ≈ USD 7,500). Maskapai India (Air India, IndiGo, SpiceJet, Vistara) terikat penuh; Garuda Indonesia tunduk pada Permenhub PM 89/2015.
Daftar Isi
- Apa itu DGCA dan mengapa penting?
- CAR Section 3 Series M Part IV — kerangka utama
- Kompensasi pembatalan & overbooking
- Asistensi keterlambatan bertahap
- Refund pembatalan: 7 hari kerja
- Konvensi Montreal 1999: bagasi & ganti rugi
- Cara mengajukan klaim via AirSewa
- AirHelp untuk penerbangan India-Indonesia
- Maskapai operator CGK-India
- Musim terbaik & terburuk untuk terbang
- FAQ
- Sumber resmi
Apa itu DGCA dan mengapa penting? {#dgca}
Directorate General of Civil Aviation (DGCA) adalah regulator penerbangan sipil utama India di bawah Kementerian Penerbangan Sipil. Tugas DGCA:
- Lisensi maskapai dan penerbang
- Standar operasional dan keselamatan
- Hak dan kewajiban penumpang (Passenger Charter)
- Penyelesaian sengketa pasangan
Untuk WNI yang terbang ke India atau dengan maskapai India, DGCA menetapkan hak yang berlaku di tanah air India dan untuk semua operasi maskapai India.
CAR Section 3 Series M Part IV — kerangka utama {#car}
Civil Aviation Requirement (CAR) Section 3 Series M Part IV Issue 2, revisi 2024, adalah dokumen utama yang mengatur hak penumpang di India. Ringkasan provisinya:
| Skenario | Kewajiban Maskapai |
|---|---|
| Pembatalan dengan notifikasi <2 minggu | Refund + re-akomodasi + asistensi |
| Pembatalan <24 jam | Kompensasi tunai ₹5,000-20,000 |
| Keterlambatan 2-6 jam | Meal/refreshment cuma-cuma |
| Keterlambatan >6 jam (00:00-06:00) | Hotel + transport |
| Overbooking/denied boarding | ₹10,000-20,000 + refund/re-akomodasi |
| Refund pembatalan oleh maskapai | 7 hari kerja |
| Kehilangan bagasi | Konvensi Montreal 1999 berlaku |
💡 Perbedaan utama dari EU261: Kompensasi DGCA lebih kecil (₹5,000-20,000 ≈ USD 60-240) dan triggernya berbeda — overbooking dan pembatalan pendek-notifikasi adalah trigger utama, BUKAN keterlambatan murni.
Kompensasi pembatalan & overbooking {#kompensasi}
Detail kompensasi tunai per CAR 2024:
Pembatalan dengan notifikasi <24 jam:
| Durasi blok penerbangan | Kompensasi |
|---|---|
| Up to 1 jam | ₹5,000 |
| 1-2 jam | ₹7,500 |
| > 2 jam | ₹10,000 |
| Internasional <1,500 km | ₹5,000 |
| Internasional 1,500-3,500 km | ₹7,500 |
| Internasional > 3,500 km | ₹10,000 |
Denied boarding (overbooking):
| Skenario | Kompensasi tambahan |
|---|---|
| Re-akomodasi <1 jam terlambat dari jadwal asli | Tanpa kompensasi |
| Re-akomodasi tertunda 1-24 jam | ₹10,000 atau 200% basic fare |
| Tidak ada penerbangan alternatif dalam 24 jam | ₹20,000 atau 400% basic fare + refund |
Asistensi keterlambatan bertahap {#asistensi}
| Durasi keterlambatan | Asistensi wajib |
|---|---|
| 2-3 jam (penerbangan blok <2,5 jam) | Refreshment |
| 2-6 jam (blok 2,5-5 jam) | Meal voucher |
| > 6 jam (blok > 5 jam) | Meal + accommodation jika diperlukan |
| Hingga keberangkatan ulang dini hari (00:00-06:00) | Hotel + transport |
Refund pembatalan: 7 hari kerja {#refund}
Jika maskapai membatalkan penerbangan:
- Refund integral dalam 7 hari kerja
- Refund harus mencakup semua biaya (basic fare, taxes, surcharges)
- Refund ke metode pembayaran asal (kartu kredit, dompet digital, dll.)
- Jika pemesanan via OTA (Traveloka, Tiket.com, Booking, MakeMyTrip): refund dapat memakan 14-30 hari karena routing payment
Jika pasangan membatalkan:
-
2 jam sebelum jadwal: refund parsial sesuai kebijakan tarif
- < 2 jam sebelum jadwal: biasanya hanya refund taxes/surcharges
- Beberapa tarif full-flex (J/D/I class): refund 100%
Konvensi Montreal 1999: bagasi & ganti rugi {#montreal}
Indonesia dan India keduanya menandatangani Konvensi Montreal 1999. Limit ganti rugi:
| Jenis Kerugian | Limit SDR | USD (2026) |
|---|---|---|
| Bagasi hilang/rusak | 1,288 SDR | ~USD 1,800 |
| Keterlambatan kerusakan | 5,346 SDR | ~USD 7,500 |
| Cedera/kematian | 128,821 SDR | ~USD 180,000 |
SDR = Special Drawing Rights, unit IMF disesuaikan periodik.
Tenggat waktu klaim:
- Bagasi hilang: notifikasi maksimum 7 hari kalender (hilang) atau 21 hari (terlambat)
- Kerusakan pada penumpang: notifikasi maksimum 21 hari sejak tanggal penerbangan
- Cedera/kematian: gugatan dalam 2 tahun
Cara mengajukan klaim via AirSewa {#klaim}
Jalur 1: Maskapai langsung
- Hubungi customer service maskapai (Air India, IndiGo, dll.) lewat web portal atau call center
- Dapatkan nomor referensi keluhan
- Maskapai wajib merespons dalam 30 hari kerja
Jalur 2: AirSewa (portal DGCA)
- Buka airsewa.gov.in
- Login dengan email atau nomor HP
- Daftarkan keluhan dengan detail penerbangan
- Pantau status — sistem akan eskalasi otomatis ke DGCA
Jalur 3: KBRI New Delhi / KJRI Mumbai
- Untuk WNI yang membutuhkan bantuan diplomatik
- Tidak menggantikan jalur AirSewa tetapi membantu komunikasi dengan otoritas India
Jalur 4: Consumer Court India
- Untuk klaim > ₹100,000 yang ditolak
- District Consumer Disputes Redressal Commission
- Tidak butuh pengacara untuk klaim kecil
Jalur 5: BPSK Indonesia (kembali ke tanah air)
- Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen
- Untuk klaim dalam yurisdiksi Indonesia (mis. Garuda dari segmen Indonesia)
AirHelp untuk penerbangan India-Indonesia {#airhelp}
AirHelp menangani klaim multi-yurisdiksi. Untuk penerbangan India-Indonesia:
- No Win, No Fee — biaya 25-35% hanya jika klaim berhasil
- Proses estimasi 3-12 bulan
- Berguna untuk: maskapai abai > 30 hari, klaim Konvensi Montreal kompleks (bagasi/cedera), klaim multi-segmen
Untuk penerbangan India-Indonesia direct sederhana tanpa segmen EU, AirSewa biasanya lebih cepat untuk klaim kecil. Gunakan AirHelp untuk kasus kompleks.
Maskapai operator CGK-India {#maskapai}
| Rute | Maskapai | Frekuensi | Marco aplikabel |
|---|---|---|---|
| CGK-DEL | Garuda Indonesia GA | 4×/minggu | Permenhub PM 89/2015 ID + Montreal Convention |
| CGK-DEL | IndiGo 6E (via KUL) | Daily | DGCA India + Montreal |
| CGK-BLR | IndiGo 6E (via KUL) | Daily | DGCA India + Montreal |
| CGK-BOM | Garuda Indonesia GA (estacional) | 2×/minggu | Permenhub + Montreal |
| CGK-MAA | AirAsia QZ (via KUL) | Daily | Malaysian + DGCA (segmen India) + Montreal |
| CGK-DEL | Singapore Airlines SQ (via SIN) | Daily | Singapore Air Navigation Act + DGCA (segmen India) + Montreal |
Garuda Indonesia GA mempunyai operasi terbatas ke India. Sebagian besar penerbangan WNI ke India melibatkan konektivitas via KUL, SIN, atau DXB.
Musim terbaik & terburuk untuk terbang {#musim}
| Bulan | Tingkat Disruption | Catatan |
|---|---|---|
| Oktober-November | Rendah | Musim kering, cuaca optimal |
| Desember-pertengahan Januari | Tinggi di DEL | Fog/kabut padat Delhi |
| Pertengahan Januari-Februari | Sedang | Fog mulai berkurang |
| Maret-April | Rendah | Pre-monsoon, paling stabil |
| Mei | Sedang | Heatwave + pre-monsoon |
| Juni-September | Sangat Tinggi | Monsoon — keterlambatan signifikan |
Bulan terbaik untuk WNI ke India: Oktober, November, Maret (clear weather, fares menengah). Hindari Juni-Agustus (monsoon) dan pertengahan Desember (Delhi fog).
Sumber resmi {#sumber}
- DGCA India — Civil Aviation Requirement CAR
- AirSewa Portal — pengaduan resmi
- Kementerian Perhubungan Republik Indonesia — Permenhub PM 89/2015
- KBRI New Delhi — bantuan diplomatik
- KJRI Mumbai
- Konvensi Montreal 1999 — ICAO
- AirHelp explainer DGCA: www.airhelp.com
FAQ {#faq}
Apakah aturan DGCA India melindungi WNI di penerbangan CGK-DEL? Ya. Civil Aviation Requirement (CAR) Section 3 Series M Part IV Issue 2 dari DGCA India melindungi SEMUA penumpang tanpa memandang kewarganegaraan dalam penerbangan: (a) yang berangkat dari bandara India, atau (b) yang dioperasikan oleh maskapai India (Air India, IndiGo 6E, SpiceJet, Vistara) meskipun berangkat dari luar negeri. Untuk penerbangan CGK-DEL: aturan DGCA full berlaku saat tahap DEL-CGK kembali; saat segmen CGK-DEL pergi, aturan India berlaku hanya jika dioperasikan maskapai India (mis. Air India direct AI-261, IndiGo via codeshare). Garuda Indonesia GA-846/GA-848 CGK-DEL tunduk pada hukum Indonesia Permenhub PM 89/2015.
Berapa kompensasi keterlambatan menurut DGCA India 2026? CAR Section 3 Series M Part IV (revisi 2024) menetapkan kompensasi keterlambatan tergantung durasi: (1) Keterlambatan 2-6 jam: meal voucher dan refreshment. (2) Keterlambatan >6 jam dengan keberangkatan ulang dini hari (00:00-06:00): hotel + transport ke/dari hotel. (3) Pembatalan dengan notifikasi <24 jam: kompensasi tunai ₹5,000-20,000 tergantung jenis penerbangan (domestik vs internasional) ATAU re-akomodasi di penerbangan berikut. (4) Denied boarding (overbooking): kompensasi ₹10,000-20,000 + refund atau re-akomodasi. (5) Refund pembatalan oleh maskapai: 7 hari kerja.
Bagaimana proses klaim kompensasi DGCA India dari Indonesia? Langkah-langkah: (1) Hubungi maskapai dahulu via customer service atau portal web maskapai — wajib tunggu 30 hari kerja. (2) Jika tidak dijawab: ajukan klaim ke AirSewa portal DGCA (airsewa.gov.in) — platform pengaduan resmi. (3) Untuk WNI: koordinasi dengan KBRI New Delhi atau KJRI Mumbai jika butuh bantuan diplomatik. (4) Eskalasi ke Consumer Court India (District Consumer Disputes Redressal Commission) jika klaim >₹100,000 ditolak. (5) Untuk klaim internasional dengan jurusdiksi Indonesia, ajukan ke Direktorat Angkutan Udara Kemenhub atau BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen). Konvensi Montreal 1999 berlaku untuk daya kelebihan beban.
Apakah AirHelp menangani penerbangan ke/dari India? AirHelp memproses klaim di bawah berbagai kerangka legal internasional. Untuk penerbangan yang melibatkan India: (a) Aturan DGCA CAR Section 3 Series M Part IV. (b) Konvensi Montreal 1999 untuk bagasi hilang/rusak dan kerusakan akibat keterlambatan. (c) Eventually EU261/UK261 jika ada konektivitas dengan maskapai Eropa. AirHelp bekerja dengan model No Win, No Fee — biaya 25-35% hanya dipotong jika klaim berhasil. Untuk penerbangan India-Indonesia direct sederhana tanpa konektivitas EU, jalur AirSewa biasanya lebih cepat untuk klaim kecil; AirHelp efektif untuk kasus kompleks dengan Konvensi Montreal.
Konvensi Montreal 1999 berlaku untuk penerbangan Indonesia-India? Ya. Baik Indonesia maupun India menandatangani dan meratifikasi Konvensi Montreal 1999. Ini mencakup: (a) Bagasi hilang/rusak: kompensasi hingga 1,288 SDR (≈USD 1,800) per penumpang. (b) Keterlambatan bagasi: kompensasi atas biaya wajar yang dikeluarkan. (c) Kerusakan akibat keterlambatan penumpang: hingga 5,346 SDR (≈USD 7,500) per penumpang. (d) Kematian atau cedera: hingga 128,821 SDR (≈USD 180,000) per penumpang dengan tanggung jawab maskapai yang ketat (strict liability). Batasan ini berlaku SEBAGAI TAMBAHAN atas hak DGCA CAR Series M — bukan menggantikan.
Kapan musim terbaik untuk terbang ke India menghindari gangguan? Musim terbaik untuk CGK-DEL/BOM/BLR: Oktober-Maret (musim kering, kabut Delhi minimum di Jan-Feb tapi Delhi smog/fog Desember-Januari bisa sebabkan keterlambatan signifikan di DEL). Hindari: Juni-September (monsoon di seluruh India — keterlambatan tertinggi terutama BOM/MAA), pertengahan Desember-pertengahan Januari (fog/kabut Delhi menyebabkan penundaan operasional). Maskapai dengan reliability terbaik CGK-India: Garuda Indonesia GA, IndiGo 6E (low-cost domestik India + internasional), Air India AI. Konektivitas via KUL (AirAsia, MAS) atau SIN (SQ, SilkAir) menambah waktu tapi sering lebih murah.